Blora Pengabsah Wangsa

Facebook
Twitter
WhatsApp
Karya: Luthfia Nisfi M.

 

Teruntuk Sang Bumi

Tanah Jawa disemayamkan berjuta kisah

Merambah pada akar keindahan penuh bijaksana

Sejarah kekal didalam jiwamu

Masuk tersangkut menyalakan lentera hikmah yang mengalir beriring masa berganti

Akulah Blora

Kota seni yang mengisi hati para penikmat

Melukis hamparan pandang yang merdeka

Dibalik kesunyian kudendangkan syair-syair kedamaian

Meramu berkah Tuhan yang bernaung keajaiban

Akulah Blora

Kota logika yang menjunjung tinggi bahasa budaya

Menghirup keramahan pohon jati yang teduh melambai alam

Memandang sawah-sawah petani yang menyerunai subur akan zat kapur yang bersembunyi makmur

Menggenggam minyak bumi yang hadirnya terpendam

Akulah Blora

Warna-warni tayub masih eksentrik di jaman lawas

Menjadi tradisi populer yang abadi di masyarakat

Seni Barong beresensi kekeluargaan,kesederhanaan,dan keberanian

Memiliki suku Samin yang berotak idealis

Kesucian jiwa dan kejujuran melekat dalam indahnya nilai kesukuan

Berbudi luhur dan adiluhung menjadi lambang kesenian Blora

Akulah Blora

Kota sastra yang melahirkan si cerdas Pramoedya Ananta Toer

Menghasilkan ratusan karya yang mengerikan pembaca

Menjadi Bapak Blora yang berkobar keras menyemangati pemuda-pemudinya untuk menuntut ilmu dan peduli budaya negerinya

Menuangkan pikiran kerja keras serta rasa tanggungjawab setiap hati para rakyat

Akulah Blora

Di kota yang merdu dicandra dalang sebagai

Memayu Hayuning Bawana

Karya Lainnya